Perbedaan Fiksi dan Non Fiksi dalam Dunia Penulisan

Perbedaan Fiksi dan Non Fiksi Dalam Dunia Penulisangbr

Perbedaan Fiksi dan Non Fiksi harus dipahami oleh para penulis artikel dan anda yang senang akan dunia sastra. Kedua istilah ini sering muncul di dalam dunia penulisan. Baik itu penulisan online ataupun offline. Diantara keduanya ada perbedaan yang sangat jelas.

Tentu saja kalau anda tidak memahaminya dengan baik, anda bisa sulit mengartikan informasi yang terkandung di dalamnya. Lebih lanjut, hal ini bisa membuat anda salah dalam memahami kandungan berita yang dimuat di dalam konten itu sendiri.

Karenanya anda tidak boleh sembarangan. Kedua istilah ini sangat wajib untuk anda pahami agar tidak kesulitan untuk membedakan mana informasi yang sifatnya nyata, dan mana informasi yang sifatnya tidak nyata. Mari kita bahas perbedaan fiksi dan non fiksi ini secara lebih lanjut.

Pengertian Fiksi dan Non Fiksi

Fiksi adalah berbagai jenis konten yang berkaitan dengan hal yang tidak masuk akal atau khayalan. Kisah satu ini sifatnya tidak nyata dan memang tidak pernah terjadi di dunia nyata. Kalaupun ada yang sama, maka itu hanya kebetulan semata yang tidak bisa diprediksi oleh siapapun.

Di sisi lain, non fiksi adalah cerita nyata yang memang bisa dibuktikan validitasnya. Non fiksi ini bisa diartikan sebagai cerita sejarah, biografi, berita, realita, dan berbagai informasi yang faktual lainnya. Jadi sumber pemberitaan atau penulisan tersebut memang bisa dicek.

Tujuan Penulisan Fiksi dan Non Fiksi

Perbedaan fiksi dan non fiksi ini juga terletak pada tujuan penulisannya. Kalau kita bicara mengenai cerita khayalan, biasanya ada pesan moral yang terkandung di dalamnya. Namun cerita yang disuguhkan memang tidak bisa dicek validitasnya. Soalnya sumber cerita yang muncul memang berasal dari khayalan penulisnya semata.

Hal ini berbeda dengan tulisan non fiksi. Tulisan satu ini lebih cenderung pada penulisan yang berhubungan dengan berita aktual, atau realita pada sebuah kejadian. Jadi seringkali tulisan non fiksi memang tidak memiliki pesan moral apapun. Hal yang harus disampaikan semestinya sama dengan apa yang terjadi di lapangan tanpa rekayasa apapun.

Jenis dan Contoh Cerita Fiksi atau Non Fiksi

Jenis cerita khayalan bisa dibagi menjadi banyak bentuk. Ada novel, cerpen, puisi, kisah, dan berbagai bentuk penulisan lainnya. Ada juga yang menggunakan konsep fiksi ilmiah. Meskipun dibarengi dengan hal berbau ilmiah, kejadian yang ada di dalamnya tetap saja sebuah khayalan.

Sedangkan untuk non fiksi, penulisannya lebih baku. Biasanya hanya berbentuk biografi atau kisah hidup seseorang, pemberitaan, dan berbagai bentuk konten aktual lainnya. Sudah tentu gaya pembahasan konten non fiksi ini kalah menarik jika dibandingkan dengan konten khayalan yang meluas kemanapun penulisnya suka.

Contoh artikel khayalan adalah novel populer Harry Potter yang dikarang oleh J.K. Rowling. Novel yang penuh dengan khayalan tersebut berhasil menjadi buku terlaris di dunia dalam beberapa dekade. Seperti kita ketahui, kisah Harry Potter ini memang tidak ada sumber validitasnya.

Sedangkan untuk kisah non fiksi, ada banyak yang bisa anda baca. Salah satunya adalah buku biografi Mantan Presiden Soeharto, “Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya”. Buku tersebut adalah buku yang mengandung sejarah dengan gaya bahasa sastra. Baca saja dua jenis buku tersebut, pasti anda bisa memahami perbedaan fiksi dan non fiksi ini dengan baik.

Asal informasi dari : http://www.sahabatartikel.com/paket-harga/

Author: RAHMI SUPIA