Bagaimana Cara Menanam Backlink yang Benar?

Bagaimana Cara Menanam Backlink yang Benar?

Untuk menanam suatu backlink, Anda perlu untuk berhati-hati dan penuh pertimbangan. Mengapa? Karena ada cara menanam backlink yang benar dan ada pula yang kurang tepat.

Lalu, seperti apa yang kurang tepat? Backlink kurang tepat bisa berarti backlink tersebut masuk ke ranah abu-abu yang tidak diperkenankan. Bisa juga karena Anda kurang optimal menanamkan backlink tersebut sehingga hasilnya tidak maksimal.

Jenis backlink seperti apa yang tidak benar? Ada beberapa backlink building yang perlu dihindari, yaitu:

  • Backlink PBN.
  • Guest blog masal di website yang kualitasnya rendah.
  • Redirect 301.
  • Web 2.0 yang isinya hanya 1-2 pos saja.
  • Membeli backlink.
  • Linkwheel, tiered link, pyramid link.
  • Submit artikel ke directory serta press artikel.
  • Spam di bagian kolom komentar, forum dan social bookmarking.

Bagaimana Cara yang Tepat?

Bagaimana Cara Menanam Backlink yang Benar?
Bagaimana Cara Menanam Backlink yang Benar?

Ada banyak cara menanam backlink yang benar, diantaranya:

  • Gunakan Konten Berkualitas

Konten memang bukan hal pertama yang mempengaruhi kualitas backlink. Namun, konten adalah salah satu kunci agar backlink tersebut berkualitas.

Konten yang berkualitas memungkinkan artikel tersebut akan dibagikan ke orang lain. Jadi, semakin sering artikel tersebut di bagian maka akan semakin banyak pula orang yang membacanya.

Bayangkan, jika artikel backlink Anda berkualitas, maka orang lain juga akan melihat artikel tersebut. Artinya, link yang disematkan di artikel tersebut juga akan diklik karena dianggap penting atau referensi dari artikel tersebut. Jadi, siapkan artikel yang berkualitas ya.

  • Menambah Relasi

Apa hubungannya menambah relasi dengan menanam backlink? Sekarang begini, bagaimana jika Anda dimintai tolong oleh orang untuk merawat kucingnya sedangkan Anda tidak kenal siapa dia? Kemungkinan besar Anda tidak mau bukan?

Sekarang, bagaimana jika Anda kenal dengan pemilik kucing tersebut dan Anda dimintai menjaga kucingnya untuk sementara waktu? Kemungkinan Anda akan mau karena Anda juga suka kucing dan kenal dengan orangnya.

Jadi, sudah tahu bukan korelasinya? Jika Anda kenal atau setidaknya tahu dengan pemilik website tersebut, maka meminta untuk menyisipkan backlink bukanlah hal yang mustahil. Jika tidak, maka Anda mau tidak mau harus memperbaiki website agar kualitasnya oke.

Lalu, bagaimana tahapannya? Untuk membangun relasi dengan pemilik backlink lain, lakukan cara ini:

  1. Temukan website dengan niche yang sama.
  2. Temukan pemiliknya dan catat kontak atau jejaring sosialnya.
  3. Berikan komentar yang berkualitas setiap ada artikel atau update baru di media sosialnya.
  4. Mulai share atau mulai perkenalan diri dengan pemilik website tersebut.
  5. Bangun percakapan terlebih dahulu.
  6. Jika sudah saling kenal dan percaya, maka Anda bisa meminta untuk saling tanam backlink.
  • Menggunakan Broken Link Building

Anda bisa menggunakan link yang sudah mati. Misalnya dari website tertentu yang memiliki link rusak, Anda bisa menawarkan untuk mengganti link tersebut ke website Anda.

Namun, untuk cara ini, Anda tetap harus membangun relasi yang baik, menunjukkan broken link tersebut. Kemudian, tunjukkan jika link yang ingin Anda sematkan tersebut memiliki kualitas yang baik.  

Caranya yaitu mencari link yang sudah mati. Kemudian hubungi pemilik website tersebut dan bangun obrolan. Setelah itu, Anda bisa menunjukkan broken link dan penawaran untuk mengganti link dengan link milik Anda.

Dengan 3 cara menanam backlink yang benar tersebut, Anda bisa membangun backlink untuk optimasi SEO yang maksimal. Selamat mencoba!

Author: RAHMI SUPIA