Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar

Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar

Ketika Anda memiliki bisnis, Anda tidak hanya butuh nama merek sebagai identitas namun juga logo. Logo tersebut bisa dipasang di kemasan agar orang mudah untuk mengenali produk Anda. Anda bahkan bisa membuat logo Anda sendiri apalagi banyak contoh desain logo makanan ringan untuk referensi.

Sayangnya, masih banyak kesalahan yang kerap dilakukan saat membuat desain logo. Kesalahan ini perlu dihindari agar logo Anda terlihat lebih cantik, menarik, mudah dikenali dan bicara. Kesalahan tersebut adalah:

  • Gambar Clip Art

Beberapa dari Anda mungkin memiliki budget yang terbatas sehingga memilih mengambil gambar di clip art atau sumber gratis lainnya. Misalnya gambar ayam untuk makanan ringan dengan rasa ayam betutu. Sayangnya, logo dari sumber gratis dan murah justru membuat logo Anda juga terkesan murah dan tak professional.

Hal tersebut bisa berakibat fatal ketika Anda mengerjakan logo klien apalagi dengan harga yang tinggi. Kemungkinan terburuknya adalah adanya klaim hak cipta pemilik gambar terkait dengan elemen yang Anda gunakan. Jadi, sebisa mungkin buat logo secara custom ya.

  • Grafik dan Font Rumit

Dalam membuat logo Anda bisa menggunakan font sebagai elemen utama atau pendukung.  Anda memang bebas memilih font mana yang akan digunakan.

Umumnya, pemilik usaha memilih font cantik agar logonya terlihat menarik. Sayangnya, tidak semua font yang cantik itu mudah dibaca. Ada pula yang terlihat rumit sehingga orang lain susah untuk membacanya.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus paham terlebih dahulu, kesan dan karakteristik font. Kemudian, sesuaikan dengan apa yang klien Anda inginkan agar logo sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, hindari juga penggunaan grafik yang terlalu rumit. Grafik yang rumit akan membuat orang susah untuk menilai logo tersebut. Jadi, sebisa mungkin buat logo yang simple, memorable dan fleksibel.

  • Salah Memilih Warna

Penggunaan warna dalam logo akan berpengaruh pada penampilan dan kesan dari logo tersebut. Akan kurang pas rasanya ketika Anda membuat logo snack rasa gudeg tetapi logo justru menggunakan warna seperti pelangi.

Untuk penggunaan warna, Anda bisa menyesuaikan dengan karakteristik usaha klien, logo yang diinginkan dan trend yang sedang berkembang. Hindari penggunaan warna yang berlebihan karena akan membuat logo terlihat aneh dan terlalu ramai. Sebaliknya, gunakan saja kombinasi 2-4 warna untuk logo yang Anda buat.

  • Slogan dan Efek yang Berlebihan

Tidak ada salahnya untuk menambahkan slogan atau efek pada logo. Tujuannya agar logo semakin unik dan menarik. Namun, perhatikan apakah efek dan slogannya berlebihan dan mengalahkan gambar aslinya atau tidak.

Contoh Desain Logo Makanan Ringan

Jika Anda bingung dalam membuat logo, berikut contoh desain logo makanan ringan yang bisa menjadi inspirasi.

Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar
Kesalahan dan Contoh Desain Logo Makanan Ringan yang Benar

Dengan informasi tersebut dan contoh desain logo makanan ringan, semoga Anda bisa membuat logo yang unik, menarik dan sesuai dengan kebutuhan. 

Author: RAHMI SUPIA